Tab Menu

Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Oktober 2017

Matahari - Bintang ~ Tere Liye

Buku lanjutan serial BUMI.
Fiksi/Novel

Buku Ketiga

MATAHARI

Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Juli, 2016
400 hlm; 20 cm

Namanya Ali, 15 tahun, kelas X. Jika saja 
orang tuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah 
duduk di tingkat akhir ilmu fisika program doktor di 
universitas ternama. Ali tidak menyukai sekolahnya, 
guru-gurunya, teman-teman sekelasnya. Semua 
membosankan baginya.

Tapi sejak dia mengetahui ada yang aneh pada 
diriku dan Seli, teman sekelasnya, hidupnya yang 
membosankan berubah seru. Aku bisa menghilang, 
dan Seli bisa mengeluarkan petir.

Ali sendiri punya rahasia kecil. Dia bisa berubah 
menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian 
bertualang ke tempat-tempat menaakjubkan.

Namanya Ali. Dia tahu sejak dulu dunia ini tidak 
sesederhana yang dilihat orang. Dan di atas 
segalanya, dia akhirnya tahu persahabatan adalah 
hal yang paling utama.

QUOTE:
   Akan selalu ada jalan keluar sepanjang kita terus berpikir positif.


Buku Keempat

BINTANG

Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Juni, 2017
392 hlm; 20 cm

Kami bertiga teman baik. Remaja, murid kelas sebelas. 
Penmapilan kami sama seperti murid SMA lainnya. 
Tapi kami menyimpan rahasia besar.

Namaku Raib, aku bisa menghilang. Seli, teman semejaku, 
bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannyaa. Dan Ali, si 
biang kerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang 
raksasa. Kami bertiga kemudian berpetualang ke dunia paralel 
yang tidak diketahui banyak orang, yaitu Klan Bumi, 
Klan Bulan, Klan Matahari, dan Klan Bintang. Kami bertemu
 tokoh-tokoh hebat. Penduduk klan lain.

Ini petualangan keempat kami. Setelah tiga kali 
berhasil menyelamatkan dunia paralel dari kehancuran 
besar, kami harus menyaksikan bahwa kamilah yang 
melepaskan "musuh besar"-nya.

Ini ternyata bukan akhir petualangan, ini justru awal dari semuanya...


Nantikan kelanjutan serial BUMI pada buku kelimanya, KOMET.
Baca seri sebelumnya klik di sini

Rabu, 09 Agustus 2017

Setiap Tempat Punya Cerita dari Gagas Media

Setiap Tempat Punya Cerita dari Gagas Media

BANGKOK - The Journal
Siapkan paspormu dan biarkan cerita bergulir.
BANGKOK mengantar sepasang kakak dan adik pada
teka-teki yang ditebar sang ibu di kota itu.
Betapa perjalanan tidak hanya mempertemukan keduanya dengan
hal-hal baru, tetapi juga jejak diri di masa lalu.

Di kota ini, Moemoe Rizal (penulis Jump dan Fly to The Sky)
membawa Edvan dan adiknya bertemu dengan takdirnya
masing-masing. Lewat kisah yang tersemat di sela-sela
candi Budha Wat Mahathat, diantara perahu-perahu kayu
yang mengapung di sekujur sungai Chao Phraya, juga
di tengah dentuman musik derta cahaya neon yang menyala
di Nana Plaza, Bangkok mengajak pembaca memaknai
persaudaraan, persahabatan, dan cinta.
Selamat jalan,

ATHENA - Eureka
Langkahkan kakimu ke kota sang dewi kebijaksanaan, Athena.
Dari penulis debut GagasMedia, Erlin Natawiria, kita akan mengikuti
Widha mewujudkan impian masa kecilnya serta mendiang
kakaknya yang kembar.

Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan.
mereka menjadi rekan seperjalanan; menyusuri Agora,
Plaka, lalu ikut larut dalam keriaan sepasang pengantin baru
di Rafina. Rasa bertumbuh seiring kaki-kaki mereka melangkah,
dan binar terpercik setiap kali keduanya berserobok pandang.

Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki,
Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak
seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal
dia lupakan.

Setiap tempat punya cerita.
Diantara puing-puing kuil Parthenon, ada reruntuhan
hati yang siap dibangun kembali.
Salam,

CASABLANCA - Forget Me Not
Ambil petamu dan bentangkanlah. Dahlian, penulis Andai
Kau Tahu dan Promises, Promises, akan mengajak kita
berkunjung ke Casablanca, salah satu kota eksotis di Maroko.

Temui Vanda di lobi sebuah hotel. Dia bimbang dengan rencana
pernikahannya dan ingin menenangkan diri, jauh dari Jakarta.
Pertemuan berkali-kali dengan seorang pria Indonesia
bernama Laz mengganggu pelariannya. Namun, kegigihan
pendekatan Laz membuat Vanda luluh dan memberinya
kesempatan untuk sekedar berteman.

Di tengah-tengah itu, sang tunangan datang dan mendesaknya
pulang. Keadaan semakin genting ketika Laz mendadak
muncul di antara mereka berdua. Vanda harus segera
mengambil keputusan. Di manakah hatinya tak lagi bimbang;
pulang ataukah tetap berada di kota yang diam-diam
memberinya hangat dalam bincang akrab?

Setiap tempat punya cerita.
Diembus aroma angin Mediterania, ada rahasia yang
segera terkuak.
Enjoy the journey,

LONDON - Angel
Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames,
dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.

Windry Ramadhina, penulis novel 'Orange', 'Memori',
dan 'Montase', membawa kita menemani seorang penulis
bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia.
Namun, ternyata tak semudah itu menyatakan cinta.
Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis
misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan
turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu,
cinta yang dikejarnya belum juga ditemuinya.
Apakah perjalannya kali ini sia-sia?

Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.
Enjoy the journey,

TOKYO - Falling
Musim panas di Tokyo selalu memiliki banyak warna.
Sefryana Khairil, penulis Sweet Nothings dan Coba Tunjuk 
Satu Bintang, mengajak kita berkeliling di Negeri Sakura
bersama dua wartawan bernama Thalian dan Tora.

Keduanya dipertemukan oleh sebuah lensa. Lalu, Danau
Shinobazu memebuka mata keduanya, tentang bahwa
kenyataan serin sekali berbeda dengan asumsi mereka
pada awalnya. Thalia dan Tora berbagi tawa dan saling
menyembuhkan. Hingga mereka sama-sama ragu, benarkah
semuanya hanya sekedar kebetulan? Ataukah ini adalah
satu dari misteri Ilahi yang belum mereka temukan jawabannya?

Setiap tempat punya cerita.
Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari Negeri Timur
yang sarat akan aroma lembut bunga sakura.
Enjoy the journey,

MELBOURNE - Rewind
Kehangatan Melbourne membawa siapa pun untuk bahagia.

Winna Efendi menceritakan potongan cerita cinta dari
Benua Australia semanis karya-karya sebelumnya: Ai,
Refrain, Unforgettable, Remember When, dan Truth or Dare.

Seperti kali ini, Winna menulis tentang masa lalu,
 jatuh cinta, dan kehilangan.

Max dan Laura dulu pernah saling jatuh cinta, bertemu lagi
dalam satu celah waktu. Cerita Max dan Laura pun bergulir
di sebuah bar terpencil di daerah West Melbourne.
Keduanya bertanya-tanya tentang perasaan satu sama lain.
Bermain-main dengan keputusan, kenangan, dan kesempatan.
Mempertaruhkan hati di atas harapan yang sebenarnya kurang pasti.

Setiap tempat punya cerita.
Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari Melbourne
bersama pilihan lagu-lagu kenangan Max dan Laura.
Enjoy the journey,

MONTE CARLO - Skenario
Monako menawarkan kemewahan yang berkilau. Lewat
jemarinya, Arumi E. akan mengajak kita berkeliling di
Monte Carlo dengan cerita cinta penuh kejuta.

Kiara Almira ingin menjauh dari seremoni membosankan
pekerjaannya di Cannes. Ia nekat membeli tiket kereta menuju
Kota Nice dan melarikan diri. Seorang lelaki asing yang
dijumpainya di kereta membawanya ke Monte Carlo, menjelajah
tiap sudut Old Town yang memukau. Kala Kiara ingin mengenalnya
lebih dekat, lelaki itu menghilang di tengah senja di Kafe Le Portrait,
menyisakan rasa penasaran yang tidak bisa dihapusnya.

Obsesi yang tidak masuk akal terhadap lelaki asing itu membuatnya
sulit menemukan kekasih hati, sampai ia bertemu Alaric Kanigara.
Meski sang Sutradara mampu membuat perasaannya melambung
tinggi, hati kecil Kiara masih bertanya-tanya, ke mana pria yang
tiba-tiba meninggalkannya di Monte Carlo?

Setiap tempat punya cerita.
Dari negeri Ratu Grace Kelly, skenario kisah cinta hadir tanpa terduga.
Salam,

ROMA - Con Amore
Banyak jalan menuju Roma. Banyak cerita berujung cinta.
Robin Wijaya, penulis novel Before Us dan Menunggu 
mempersembahkan cerita cinta dari Kota Tujuh Bukit.

Leonardo Halim, pelukis muda berbakat Indonesia, menyaksikan
perempuan itu hadir. Sosok yang datang bersama cahaya dari balik
sela-sela kaca gereja Saint Agnes. Hangatnya menorehkan warna,
seperti senja yang merekah merah di langit Kota Roma. Namun,
bagaimana jika ia juga membawa luka?

Leo hanya ingin menjadi cahaya, mengantar perempuan itu menembus
gelap masa lalu. Mungkinkah ia percaya?
Sementara sore itu, di luar ruang yang dipenuhi easel, palet, dan kanvas,
seseorang hadir untuk rindu yang telah menunggu.

Setiap tempat punya cerita.
Roma seperti sebuah lukisan yang bicara tanpa kata-kata.
Enjoy the journey,

PARIS - Aline
Dari Paris,
sepotong kisah cinta bergulir, merupakan racikan istimewa
dari tangan terampil Prisca Primasari yang sudah dikenal reputasinya
dengan karya-karya sebelumnya Clair, Beautiful Mistake, dan Kastil Es
dan Air Mancur yang Berdansa.

Ini tentang sebuah pertemuan takdir Aline dan seorang laki-laki
bernama Sena. Terlepas dari hal-hal menarik yang dia temukan
di diri orang itu, Sena menyimpan misteri, seperti mengapa Aline
diajaknya bertemu di Bastille yang jelas-jelas adalah bekas penjara,
pukul 12 malam pula?

Dan mengapa pula laki-laki itu sangat hobi mendatangi tempat-tempat
seperti pemakaman Pre Lachaise yang konon berhantu?

Setiap tempat punya cerita.
Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris
dengan prangko yang berbau harum.
Enjoy the journey,

Minggu, 30 Juli 2017

Setiap Tempat Punya Cerita dari Bukune

Setiap Tempat Punya Cerita - Bukune

BARCELONA Te Amo
Tadinya, musim panas selalu muram.
Lalu, dia datang dengan senyumnya yang indah, ketika waktu
mendamba detik-detik yang hangat dari matanya. Entah
bagaimana, hati Katya begitu dingin ketika menepis uluran
tangan laki-laki itu.

Kesepian pun menghantamnya.
Sepanjang La Rambla, angin menepi. Sayap-sayap membawa
Katya menari diantara pilar-pilar Gothic Quarter yang sunyi.
Membangkitkan rindu kepadanya, seperti ombak kepada
pantai yang menunggu.

Maka, di sinilah Katya berada kini.
Menyambut genggaman tangannya. Di Placa de Catalunya,
tempat merpati bercengkerama. Ketikaa matahari menyinari
Barcelona. Dia bagai musim panas yang begitu indah.
"Te amo", pelan ucap Katya.
Akankah dia dengar?

Te amo siempre,

Kireina Enno

Last Minute in MANHATTAN
Matahari tenggelam sempurna di Manhattan,
menghujani gedung-gedung
dengan warna senja cakrawala.

Di kota ini, kau akan bertemu Callysta.
ia menemukan langit yang menaungi senja-- membuatnya merasa
nyaman, seperti mendapat perlindungan. Membuatnya jatuh cinta.

Namun, jatuh cinta memang tidak semudah yang dibayangkan.
Saat cinta mulai menyergap, yang bisa dilakukan hanyalah
mempertahankannya, agar tak memburam dan menghilang ketika
ragu dan masa silam ikut mengendap.

Di kota ini, gadis itu jatuh cinta,
tetapi segera ia surukkan di lorong-lorong gedung-gedung meninggi,
dan ia benamkan bersama senja yang tenggelam sempurna.

"Hatiku, masih terlalu rapuh," begitu katanya.
Maukah kau menemaninya di Manhattan?

With love,

Yoana Dianika

First Time in BEIJING
"Saat pahitnya kenyataan mengitari gadis itu dari segenap arah,
dia hanya punya satu pilihan: menjalaninya."

Langit Kota Beijing berpesta, pijar warna kembang api terlontar
bergantian di angkasa. Gemuruh seketika melenyapkan suara-suara
yang meriung di segenap kota. Namun, hati gadis itu senyap, bagai
butir salju yang musim lalu jatuh di balik jendela.

Di kota ini, kakinya menapak pasti di tangga-tangga Tembok Raksasa
yang berkuasa. Ia mulai jatuh cinta pada kota ini, pada aura ganjil
gerbang Kota Terlarang yang dahulup dilewati raja-raja. Mungkin pula,
ia telah jatuh cinta kepada dia-- laki-laki itu --dalam aroma rempah
yang menguar dari susp hangat hasil racikan tangannya.

Kemarin, di Tembok Raksasa, ia tergelincir karena kerikil kecil.
Kakinya sempat tak setia. namun, kesetiaan tetap membutuhkan
kerikil, bukan? Agar kita tahu apakah satu kerikil saja bisa menghancurkan
kesetiaan yang telah dipupuk.

"Mungkin ini salahku, tak mendengar suara hati ini saat berada di dekatmu."

Lisa menatap dalam mata senja, membayangkan laki-laki itu berada di sana.
Menunggunya.

Zhu ni xingfu kuaile,
semoga kamu bahagia, Lisa,

Riawani Elyta

HOLLAND One Find Day in Leiden
Sejak menjejakkan kaki di Bandara Schiphol, Belanda, dan
 udara dingin menyambutnya, Kara tak lagi merasa asing.
Mungkin, karena ia pun telah lama lupa dengan hangat.

Belasan ribu kilometer dari orang-orang tercinta, ia berharap
bisa bersembunyi. Dari masa lalu, luka, dan cinta. Nyatanya,
semua itu harus ia temukan lagi dalam kotak tua yang teronggok
di sudut kamarnya. Kini, Kara tahu: Ibu yang pergi, Kara yang mencari.
Tak ada waktu untuk cinta.

Namun, kala senja membingkai Leiden dengan jingga yang
memerah, kara masih ingaat bisik manis laki-laki bermata pirus itu,
"Ik vind je leuk"-- aku suka kamu. Juga kecup hangatnya. Rasa takut
mengepung Kara, tahukt jatuh cinta kepada seseorang yang akhirnya
akan pergi begitu saja. Dan, meninggalkan perih yang tak tersembuhkan waktu.
Seperti Ibu.

Aku tidak berada di sini untuk jatuh cinta,
ulangnya dalam hati, mengingatkan diri sendiri.

Di sudut-sudut Leiden, Den Hag, Rotterdam, dan Amsterdam
yang menyuguhkan banyak cerita, Kara mempertanyakan masa lalu,
harapan, masa depan, juga cinta. Ke manakah ia melangkah, sementara
rintik hujan merinai di kanal-kanal dan menghujam di jantung kota-kota
Negeri Kincir Angin yang memesona?

Alles komt goed-- Semua akan baik-baik saja, Kara.

Feba Sukmana

SWISS Little Snow in Zurich
Di Zurich,

Ada kisah tentang salju yang hangat, tentang tawa yang mencair.
Membuat Yasmine tersenyum bahagia.

"Ich liebe dich,"-- aku mencintaimu --bisik gadis itu, membiarkan
repih salju membias di wajahnya. Manis cinta dalam cokelat yang
laki-laki itu berikan membeku menjadi kenangan di benaknya, tak akan hilang.

Di puncak Gunug Uetliberg-- yang memancarkan panorama
seluruh Kota Zurich --bola-bola salju terasa hangat di tangannya,
kala mereka bersisian. Dan, Jembatan Munsterbrucke, jembatan
terindah dan tertua di Zurich, seolah bersinar di bawah nyala lampu seperti bintang.

"Salju yang jatuh perlahan di dermaga Danau Zurich yang menawan,
jika aku jatuh cinta, tolong tuliskan cerita yang indah," bisik gadis itu.
Ia tahu telah jatuh cinta, dan berharap tak tersesat.

Namun, entah bagaimana, semua ini terasa bagai dongeng. Indah,
tetapi terasa tidak nyata.

Tschus-- sampai jumpa --
Yasmine, semoga kisahmu indah,

Alvi Syahrin

Minggu, 14 Mei 2017

Tentang Kamu - Tere Liye

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,
itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.
Cinta memang tidak perlu ditemukan,
cintalah yang akan menemukan kita.

Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali,
aku tidak akan menangis karena sesuatu telah
berakhir, tapi aku akan tersenyum karena
sesuatu itu pernah terjadi.

Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi.
Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. 
Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

Tentang Kamu

Tere Liye
Republika
Cetakan Ketujuh, Februari 2017
vi + 524 halaman; 13,5x20,5 cm

Quote:
Terima kasih atas pelajaran tentang keteguhan. Aku tahu sekarang, pertanyaan terpentingnya bukan berapa kali kita gagal, melainkan berapa kali kita bangkit lagi, lagi dan lagi setelah gagal tersebut.

Kenapa orang mudah sekali mengkhianati? Bukankah dalam hidup ini kejujuran adalah hal penting?

Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru.

Saat kita telah berhasil melupakan sesuatu, bukan berarti itu benar-benar telah lupa begitu saja, boleh jadi masih ada yang mengingatnya.

Dalam kehidupan, masa sekarang dan masa depan jauh lebih penting, karena masa lalu, sehebat apapun itu telah tertinggal di belakang.

"Kamu tahu Sri, kenapa aku baru menikah di usia tiga puluh sembilan tahun?"
"Karena kamu laki-laki pemalu."
"Bukan Sri. Melainkan agar kita bisa bertemu dan menikah."

Aku tidak akan menangis sedih karena semua berakhir, aku akan tersenyum bahagia karena semua hal itu pernah terjadi.

Dalam kisah hidupnya di London, Hakan tokoh utamanya. Bukan tentangnya. Hakan yang menumpang bus rute 16 hanya untuk bertemu dengannya selama lima menit. Hakan yang selalu riang, tidak pernah kehabisan energi positif - meski istrinya sedang bermuram durja tanpa alasan. Hakan yang akan mengalah, mendengarkan, melupakan kebahagiaan sendiri demi istrinya bahagia.

Tanda tangan asli Tere Liye

Selasa, 18 April 2017

Sunset Bersama Rosie


Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki?
Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerindua, kebencian?
Bukankan dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong 
yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa.
Malah lucu serta gemas saat dikenang.
Sebenarnya, apakah pengorbanan memiliki harga dan batasan?
Atau priceless, tidak terbeli dengan uang, karena kita lakukan hanya untuk 
sesuatu yang amat spesial di waktu yang juga spesial?
Atau boleh jadi gratis, karena kita lakukan saja, dan selalu menyenangkan 
untuk dilakukan berkali-kali.
Sebenarnya, apakah itu arti 'kesempatan'? Apakah arti makna 'keputusan'?
Bagaimana mungkin kita terkadang menyesal karena sebuah 'keputusan' 
atas sepucuk 'kesempatan'?
Sebenarnya, siapakah yang selalu pantas kita sayangi?

Dalam hidup ini, ada banyak sekali pertanyaan tentang perasaan 
yang tidak pernah terjawab. Sayangnya, novel ini juga tidak bisa 
memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu.
Novel ini ditulis hanya untuk menyediakan pengertian yang berbeda, 
melalui sebuah kisah keluarga hebat di pantai yang elok.
Semoga setelah membacanya, kita akan memiliki satu ruang kecil yang 
baru di hati, mari kita sebut dengan kamar 'pemahaman yang baru'.
Selamat membaca

Sunset Bersama Rosie
Tere Liye
Mahaka Publishing
Cetakan Kesepuluh, November 2014
iv + 426 halaman; 13,5x20,5 cm

Quote:
Tahukah kalian, dalam banyak hal justru orang dewasala yang banyak belajar kepada anak kecil.
Mencari kekuatan, inspirasi, kebahagian melihat mereka.

Terlalu lama maka semakin terasa hambar kenangannya, hilang spesialnya.
Bagiku lebih jauh menyenangkan menyimpan sepotong kejadian yang hanya selintas terjadinya.
Itu akan membuat penasaran saat mengenangnya, bukan?
Dibandingkan kejadian yang kita rekam dengan kamera atau foto, yang kita lihat berkali-kali.
Tidak ada celah untuk membayangkan lagi kenangan itu.

Jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang hanya selintas terjadinya.
Bahkan dalam banyak kesempatan jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatau yang sepantasnya terjadi, tapi kita tidak membuatnya terjadi, meski kita bisa dengan mudah membuatnya terjadi.

Apakah dunia memang begitu?
Kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu jika kita terlalu menginginkannya.
Kita tidak akan pernah mengerti hakikat memiliki, jika kita terlalu ingin memilikinya.

Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi.
Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi; malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan nafas tertahan.

Senin, 20 Februari 2017

Ayahku (Bukan) Pembohong

Ayahku (Bukan) Pembohong
     Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?
     Inilah kisah tentang seseorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongen kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati. Jika kalian tidak menemukan rumus itu di novel ini, tidak ada lagi cara terbaik untuk menjelaskannya.
     Mulailah membaca novel ini dengan hati lapang, dan saat tiba di halaman terakhir, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.

Ayahku (Bukan) Pembohong
Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Kesebelas: Mei 2014
304 halaman; 20 cm


Kangen ayah ibu di rumah.
Anakmu yang kini berada ratusan kilometer ini, hanya bisa bercengkrama via telepon, dan pastinya akan selalu mendoakan kalian, ayah ibu.
Semoga Allah menjaga kalian, seperti kalian menjagaku dari kecil hingga besar.
Tidak ada yang bisa membalas jasa-jasa kalian.

Titip rindu dan sayang untuk ayah ibu.. 😚😚

Quote:
Hidup harus terus berlanjut,
tidak peduli seberapa menyakitkan atau seberapa membahagiakan,
biarkan waktu yang akan menjadi obat.

-----

Sembilan puluh sembilan persen anak laki-laki tidak pernah lagi mau memeluk ayah mereka sendiri setelah tumbuh dewasa.
Padahal sebaliknya, sembilan puluh sembilan persen dari ungkapan hati terdalamnya, seorang ayah selalu ingin memeluk anak-anaknya.

-----

# Hakikat sejati kebahagiaan hidup
     Hakikat itu berasal dari hati kau sendiri. Bagaimana kau membersihkan dan melapangkan hati, bertahun-tahun berlatih, bertahun-tahun belajar membuat hati lebih lapang, lebih dalam, dan lebih bersih. Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan sejati dari kebahagiaan yang datang dari luar hati kita.
     Hadiah mendadak, kabar baik, keberuntungan, harta benda yang datang, pangkat, jabatan, semua itu tidak hakiki. Itu datang dari luar. Saat semua itu hilang, dengan cepat hilang pula kebahagiaan. Sebaliknya rasa sedih, kehilangan, kabar buruk, nasib buruk, itu semua juga datang dari luar. Saat semua itu datang dan hati kau dangkal, hati kau seketika keruh berkepanjangan.
     Berbeda halnya jika kau penya mata air sendiri di dalam hati. Mata air dalam hati itu konkret. Amat terlihat. Mata air itu menjadi sumber kebahagiaan tidak terkira. Bahkan ketika musuh kau mendapatkan kesenangan, keberuntungan, kau bisa ikut senang atas kabar baiknya, ikut berbahagia, karena hati kau lapang dan dalam. Sementara orang-orang yang hatinya dangkal, sempit,  tidak terlatih, bahkan ketika sahabat baiknya mendapatkan nasib baik, dia dengan segera iri hati dan gelisah. Padahal apa susahnya ikut senang.
     Itulah hakikat sejati kebahagiaan. Memperolehnya tidak mudah, kau harus terbiasa dengan kehidupan bersahaja, sederhana, dan apa adanya. Kau harus bekerja keras, sungguh-sungguh, dan atas pilihan sendiri memaksa hati kau berlatih.

Minggu, 05 Februari 2017

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. 
Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. 
Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.

Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. 
Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun.
Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.

Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami.
Tak pantas,
Maafkan aku, Ibu.
Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.

Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seseorang adik yang tahu diri, biarlah...
Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun... daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.


Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Kedelapan belas: Januari 2015
264 halaman; 20 cm

Quote:
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin..
Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja.
Tak melawan.
Mengikhlaskan semuanya..

-----

Bahwa hidup itu harus menerima..
Penerimaan yang indah.
Bahwa hidup harus mengerti..
Pengertian yang benar.
Bahwa hidup harus memahami..
Pemahaman yang tulus.
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian dan pemahaman itu datang.
Tak masalah meski lewat kejadian sedih dan menyakitkan.

Kamis, 26 Januari 2017

Setelah Hujan Reda

source: https://www.tokopedia.com/prelovedbarbekq/setelah-hujan-reda-boy-candra

Hujan pernsh merebut seseorang dariku.
Ia merampas kebahagiaan yang tumbuh di dadaku.
Ia memaksa aku menjadi sendiri.

Hujan juga pernah membuat janji kepadaku.
Ia tak akan jatuh lagi di mataku.
Namun ia berdusta, ia meninggalkan aku tanpa permisi.

Saat aku merasa hujan hanya datang untuk menyakiti, kamu hadir.
Mengajarkan aku bahwa Tuhan tak menciptakan hujan untuk bersedih,
tetapi Ia menyiapkan hujan untuk merasa kita pulih.

Aku sadar, terkadang orang yang kita cintai diciptakan Tuhan bukan untuk dimiliki,
tetapi aku ingin Tuhan menciptakanmu untuk memilikiku.

Boy Candra

Jumat, 12 Agustus 2016

The Joshua Files

Novel Remaja
The Joshua Files series
The Joshua Files
The Joshua Files

Invisible City

Kota yang Hilang
M.G. Harris
Gramedia Pustaka Utama, Juni 2009

     kau memasuki zona teori konspirasi
Blog ini milik:
     Josh Garcia
Tentang aku:
     Aku anak laki-laki arkeolog Meksiko (Dad) dan dosen sejarah Inggris (Mum)
ENTRY BLOG:
     Beberapa minggu lalu, aku hanyalah cowok biasa. Cowok yang suka mendengarkan Green Day, Arctic Monkeys, dan Nirvana, Cowok yang ikut kelas capoeira dan lumayan jago melancarkan tendangan putar.
     Tapi suatu hari Dad dilaporkan meninggal dalam kecelakaan pesawat, dalam salah satu perjalanannya untuk meneliti sisa-sisa peradapan Maya di Meksiko. Tetapi, benarkah itu kecelakaan? Kenapa email-email terakhir Dad sepertinya menunjukkan sebaliknya?
Invisible City
The Joshua Files #2

Ice Shock

Kejutan di Gunung Es
M.G. Harris
Gramedia Pustaka Utama, Desember 2010

     Josh yakin kematian ayahnya bukan kecelakaan, meskipun tak ada yang mempercayainya. Tetapi kini petunjuk-petunjuk baru berdatangan lewat kartu pos, seakan seseorang bicara padanya dari Veracruz, Meksiko.
     Tak ada jalan lain. Josh harus kembali ke Ek Naab dan menyelidiki semuanya, termasuk misteri Gelas Itzamna, di tengah kejaran Simon Madison- si Nissan Biru.
Ice Shock
The Joshua Files #3

Zero Moment

Titik Nol
M.G. Harris
Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2011

     "Ini belum selesai." Itulah kata-kata terakhir ayah Josh sebelum tewas di gunung bersalju. tapi bagi Josh, semuanya sudah berakhir. Ia sudah menemukan Codex Ix- buku kuno bangsa Maya yanag memuat cara menyelamatkan umat manusia dari supergelombang galaksi pada tahun 2012. Ia juga berhasil mendapatkan Gelang Itzamna- alat yang semestinya berfungsi sebagai mesin waktu.
     Jadi Josh berusaha menjalani kehidupan normal. Tetapi sepertinya bahaya memang tidak pernah meninggalkan Josh. Ketika berada di Brasil untuk mengikuti kejuaraan capoeira, Josh sadar musuh-musuhnya masih terus membuntuti. Dan kali ini, mereka juga mengancam keselamatan ibu serta teman-temannya.
     Josh harus bertindak, dan mungkin saja ini akan menjadi titik nol baginya, awal baru dalam petualangannya mencari kebenaran.
Zero Moment
The Joshua Files #4

Dark Parallel

Dunia Paralel
M.G. Harris
Gramedia Pustaka Utama, Juni 2012

     Selama ini Josh tidak sepenuhnya memahami konsekuensi perjalanan waktu: bahwa hal sekecil apapun bisa mengubah masa lalu sekaligus massa depan, menciptakan dunia paralel yang tak terduga. Sampai ia dijebak dan terlempar ke masa keemasan bangsa Maya kuno- bersama Ixchel!
     kini Josh harus mengatasi berbagai bahaya dalam realitas paralel mengerikan yang muncul di hadapannya, berusaha memperbaiki kesalahan yang dilakukan penjelajah waktu misterius. Tetapi, bagi Josh, yang terpenting adalah memastikan Ixchel selamat dalam petualangan mendebarkan ini.
Dark Parallel
The Joshua Files #5

Apocalypse Moon

Bulan Terakhir
M.G. Harris
Gramedia Pustaka Utama, November 2012

     Akhir dunia yang diramalkan bangsa Maya kuno semakin dekat. Kali ini Josh harus mempertaruhkan nyawa dalam misi paling berbahaya- melompat ke masa depan untuk mendapatkan kebenaran seutuhnya. dan ia tiba di masa depan yang suram- ketika rencana untuk menghentikan bencana besar yang menghantam Bumi gagal total.
     Benarkah itu masa depan yang harus dihadapi umat manusia? Di tengah masa penuh kekacauan, bisakah Josh kembali ke garis waktunya sendiri dan .... ke orang-orang yang disayanginya?
Apocalypse Moon

Selasa, 10 Mei 2016

Balada Si ROY

Novel

Balada Si Roy

Penulis: Gol A Gong
Gramedia Pustaka Utama
November, 2012

Buku 1 : Joe ~ Avonturir
Buku 2 : Rendez-Vous ~ Bad Days
Buku 3 : Blue Ransel ~ Solidarnos
Buku 4 : Telegram ~ Kapal
Buku 5 : Traveler ~ Epilog

     Ini tentang cinta terlarang anak SMA antara Roy yang bandel dan Ani yang cantik. Dullah- anak jawara dengan geng Borsalino -nya., juga mencintai Ani. Bahkan Dullah merasa berhak mendapatkan Ani, karena sudah dijodohkan oleh orang tua mereka. Ayah Ani "menjual" Ani kepada ayah Dullah yang kaya dengan imbalan seluruh utang beres.
     Roy berjuang untuk mendapatkan cinta Ani dari tangan Dullah. Roy tidak peduli Dullah dengan geng Borsalino-nya yang selalu mengancamnya agar tidak menedkati Ani. Roy menantang Dullah untuk menyelesaikan urusan Ani tanpa main keroyokan. Roy ingin "satu lawan satu". Dullah kalah duel dengan Roy. Karena dendam dengan Roy, Dullah menghalalkan segala cara. Dullah membunuh Joe- anjing herder Roy warisan dari ayahnya.
     Roy terluka dan traveling menjelajahi Indonesia membawa serta cintanya kepada Ani. Roy harus pergi, tapi juga harus pulang karena ada yang dikasihi dan mengasihi di rumah.

Jumat, 22 April 2016

Dwilogi Padang Bulan ~ Andrea Hirata

Novel

Novel Pertama

Padang Bulan

Andrea Hirata
Bentang Pustaka
Maret 2011

     Melalui pergolakan nasib seorang peremuan dan huru-hara kecemburuan, Andrea Hirata kembali memilih sudut pandang yang tidak terduga untuk menampilkan kisah yang inspiratif tentang kegigihan karakter-karakter di dalam novelnya. Novel Padang Bulan bermula dari kisah seorang gadis kecil berusia 14 tahun, Enong namanya, yang sangat gemar pada pelajaran bahasa Inggris, namun secara mendadak terpaksa harus berhenti sekolah dan mengambil alih seluruh tanggung jawab keluarga. Tersambung pada sekuel novel ini adalah Cinta di Dalam Gelas, yang menuturkan perjalanan nasib anak perempuan kecil itu. Melalui gaya khasnya: menertawakan kepedihan, memarodikan tragedi, mengkritik tanpa menjadi sarkastik, kisah Enong menjadi seperti panggung di dalam lembaran-lembaran kertas. Membaca novel ini seperti melihat sebuah gambar.
     Dengan menceritakan kisah Enong seperti sebuah epos, Andrea berhasil memperlihatkan kepada pembaca kekuatan-kekuatan besar yang tersembunyi di dalam diri manusia, kekuatan yang sering tidak disadari seseorang berada di dalam dirinya, Enong jatuh, bangun, jatuh lagi, dan bangun lagi. Kisah Enong tidak sekedar kisah sebuah keluarga yang sederhana, namun tentang impian seorang anak kecil, tentang keberanian menjalani hidup dan tentang seorang lelaki yang menjadi berantakan karena tragedi cinta pertama.
     "Cemburu adalah perahu Nabi Nuh yang tergenang di dalam hati yang karam. Lalu, naiklah ke geladak perahu itu, binatang yang berpasang-pasangan: perasaan tak berdaya-ingin mengalahkan, rencana jahat-penyesalan, kesedihan-gengsi ...," kata lelaki itu.

Salman Faridi

Novel Kedua

Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
Bentang Pustaka
Maret 2011

     Sebagai kelanjutan dari kisah Enong di novel Padang Bulan, novel Cinta di Dalam Gelas menceritakan perjalanan nasib Enong. Ia kemudian berurusan dengan preman pasar pagi, seorang lelaki yang bercita-cita menjadi teknisi antena parabola, dan seorang grand master perempuan tingkat dunia berasal dari Georgia. Bagaimana pula presiden perempuan Republik Indonesia, Kapten CHIP, dan dua ekor burung merpati tersangkut dalam urusan ini?
     Novel Cinta di Dalam Gelas menampilkan kisah catur dan kebiasaan-kebiasaan unik orang Melayu kampung pada permukaannya. Namun, jika bersedia membongkar lebih dalam, dapat dimaklumi bahwa Andrea Hirata telah melalui waktu bertahun-tahun untuk melakukan riset sosial dan kultural serta watak manusia dalam hubungannya dengan lingkungan. Riset itu termasuk tentang catur. Namun novel ini sesungguhnya bukanlah tentang catur, melainkan tentang bagaimana seorang perempuan menegakkan martabatnya dengan cara yang sangat elegan, tentang perspektif politik kaum marginal, dan tentanf falsafah pendidikan yang dianut perempuan itu.
     "Berikan aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar," kata perempuan yang bahkan tidak tamat SD itu. Melalui perempuan itu pula penulis novel berkesimpulan bahwa belajar adalah sikap berani menantang segala ketidakmungkinan. Ilmu yang tak dikuasai akan menjelma di dalam diri manusia menjadi sebuah ketakutan. Belajar dengan keras hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang bukan penakut.

Salman Faridi

Bumi - Bulan ~ Tere Liye

Fiksi/Novel

Buku Pertama

BUMI

Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Januari, 2014
440 hlm; 20 cm

Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. 
Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik 
kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, 
namanya si Putih dan si Hitam. Mama papaku 
menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. 
Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu 
hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. 
Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku Raib. Dan aku bisa menghilang.


Buku Kedua

BULAN

Tere Liye
Gramedia Pustaka Utama
Maret, 2015
400 hlm; 20 cm

Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh. Dia sama seperti
remaja yang lain. Menyukai hal yang sama, mendengarkan
lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial
drama, film, dan hal-hal yang disukai remaja.

Tetapi ada sebuah rahasia kecil Seli yang tidak pernah diketahui
siapa pun. Sesuatu yang dia simpan sendiri sejak kecil. Sesuatu
yang menakjubkan dengan tangannya.

Namanya Seli. Dan tangannya bisa mengeluarkan petir.


Nantikan cerita selanjutnya dalam buku ketiga, Matahari.
Seri berikutnya klik di sini

The Magic Thief - Sarah Prineas

 Fiksi/Novel

Buku 1

The Magic Thief - Pencarian Batu Sihir

Sarah Prineas
Bhuana Ilmu Populer, 2008

Jangan pernah mencopet penyihir!
Conn seharusnya mati pada saat dia mencopet locus magicalicus Nevery - sebongkah batu yang digunakan untuk memfokuskan dan menghasilkan sihir. Tapi untuk beberapa alasan, dia tidak mati! Karena penasaran, Nevery mengangkat Conn menjadi murid sihirnya. Syaratnya, bocah itu harus bisa menemukan locus magicalicus-nya sendiri dalam waktu tiga puluh hari. Sanggupkah Conn memenuhi syarat itu?

Buku 2

The Magic Thief - Menyelamatkan Sihir (Lost)

Sarah Prineas
Bhuana Ilmu Populer, 2009

Jangan pernah mencampur api dengan sihir!
Sebenarnya Conn tahu mencampur api dengan sihir itu berbahaya. Kata Nevery, campuran itu bisa meledak. Lagipula ada masalah gawat yang perlu ditangani, yaitu mekhluk jahat yang menyerang Wellmet. Tapi Conn keras kepala. Setiap kali membuat ledakan, dia mendengar bisikan yang membuatnya penasaran. Karena tidak ada yang peduli, dia bertindak sendiri. Perjalanan mempertemukannya dengan raja sihir yang sangat kuat, bahkan melebihi imajinasinya.

Buku 3

The Magic Thief - Sihir Dalam Bahaya (Found)

Sarah Prineas
Bhuana Ilmu Populer, 2010

Jangan pernah meremehkan naga!
Menyelinap keluar dari penjara tdaklah mudah, kecuali kau adalah pencopet atau penyihir. Untungnya, Conn adalah pencopet sekaligus penyihir! Masalahnya, setelah keluar dari penjara, dia harus ke mana? Rumahnya sudah rata dengan tanah akibat ledakan sihirnya, Nevery sedang marah, dan Conn diasingkan. Tapi predator jahat akan menghanncurkan Wellmet, dan Conn harus menumpasnya. Tiba-tiba, sesosok bayangan yang melebihi imajinasinya muncul. Apakah Conn cukup berani untuk menjawab panggilan sihir, atau dia hanyalah seorang pencopet biasa?

Dijamin seru, selamat membaca...